disini kita hidup bersama. mengeja aksara-aksara jiwa. disini kita bagi bersama. potongan-potongan asa. disini kita ramu semua. segala bumbu cinta.
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 November 2012
Belati untukmu
sudah kutemukan belati terbaik
sayangnya, tak sekalian kutemukan cara terbaik untuk menikammu
setelah kuasah semakin tajam
tetap saja, tak kutemukan secuil pun keberanian untuk membunuhmu
meski kuhabiskan ribuan detik untuk mengintai titik kelemahanmu
menebak-nebak sarang terbaik untuk belatiku
namun, akulah yang mati saat membayangkan kematianmu
sampai saat ini, keberanian terbaik yang kumiliki adalah
menyembunyikan belati itu di belakangku, sambil menikmati semua senyummu
Senin, 29 Oktober 2012
Sayap-Sayap Patah
selepas hujan senja tadi
aku nekad menuju matahari
demi menebus rasa bersalahku padamu
hendak kukumpukan gemintang paling terang dan pelangi paling cemerlang
meski kedua sayapku akan merapuh dan patah
--atau aku akan terbakar tak bersisa--
untukmu tak akan pernah ada yang sia-sia
karena senyummu jauh lebih berharga
karena tertawa bersamamu jauh lebih bermakna
kau lelaplah penuh damai malam ini
segenggam gemintang kuselipkan di tepi wajahmu
selingkar pelangi kugantungkan di puncak kepalamu
#semoga kau dengar lirih maafku malam ini
Selasa, 16 Oktober 2012
Selasa, 09 Oktober 2012
Menanti Bintang
hanya ini yang dapat kulakukan
---menatapmu menari bersama canopus dan vega---
kau terbang terlalu tinggi
---lupa bahwa aku hanya punya sepasang tangan rapuh---
sayapmu terlalu tangguh
untuk kukejar dengan kakiku yang lebih sering tertatih
hanya ini yang dapat kulakukan
menatapmu menari di cakrawala hingga mentari memerah di ufuk sana
adakah kau ingat bahwa aku masih tertinggal di bumi?
Senin, 08 Oktober 2012
Aku dan Pelangi
pelangi kirimanmu telah memudar dan pucat
sedang hujan tak kunjung tiba
wahai senja berbaik hatilah
bagi padaku separuh mentari merah
esok pagi kukumpulkan embun dan kabut
biar kucampurkan mereka dalam satu bejana harap
hingga tercipta ramuan pelangi rasa
kelak, kukirim dan kubagi pada semesta
meskipun hujan enggan menyapa
tak perlulah sepi meraja lela
sebab sebejana penuh pelangi sudah kupunya
sedang hujan tak kunjung tiba
wahai senja berbaik hatilah
bagi padaku separuh mentari merah
esok pagi kukumpulkan embun dan kabut
biar kucampurkan mereka dalam satu bejana harap
hingga tercipta ramuan pelangi rasa
kelak, kukirim dan kubagi pada semesta
meskipun hujan enggan menyapa
tak perlulah sepi meraja lela
sebab sebejana penuh pelangi sudah kupunya
Rabu, 19 September 2012
Lelakimu
di sinilah tempat terbaik menghabiskan waktu menunggumu
setelah berbaris-baris doa dirapalkan
persimpangan ini memungkinkanku melihatmu datang dari segala arah
jangan menunggu hingga senja
atau gerimis yang lebih dulu tiba
yang dapat membuatku gemetar dalam gigil rindu
karena di persimpangan ini aku ingin terus berdiri
hingga kau datang mengulurkan jemari
Kala Hujan Tiba
hujan selalu menyenangkan untuk kunimati sendiri
ada siluetmu di tirai beningnya
meskipun, akhirnya
kutemukan retak membuncah saat berdenting di ujung jemariku
hujan selalu menyenangkan untuk kusesap aromanya
ada sapamu di gemericiknya
meskipu, akhirnya
kurasa semakin sayup saat kuangkat kepala untuk memastikan
adakah kau di ujung sana memanggil namaku?
untuk mengurai rindu
Menunggu
aku lupa menghitung waktu
(entah sudah berapa lama berdiri di sini) menunggumu
(menurutku) kau sudah terlalu lama menghilang dan diam
seharusnya kau datang dan bicara
ah... mungkin kau bosan memperbincangkan gemintang
mulai jemu bercerita tentang matahari
terlalu jenuh dengan rembulan yang biasabiasa itu
hm... tahukah kau, ada segenggam cinta yang kusembunyikan
hanya menunggumu bicara
setelah itu, kuberikan padamu atau kuremukkan
Tentang Kita, Kawan

inilah kita di masa kanak-kanak dulu
membagi matahari berdua
menikmati hujan bersama
merayu rembulan berdua
Selasa, 11 September 2012
Sabtu, 08 September 2012
Lingkaran Cinta
(Kau tahu? Tanganku gemetar saat memegang kotak ini)
aku tak menemukan sesuatu yang lebih baik untuk mengikat hatimu dan hatiku
selain nama Rabbku...
aku tak menemukan sesuatu yang lebih indah untuk mengikat hidupmu dan hidupku
selain akad suci ini
aku tak menemukan sesuatu yang lebih sempurna untuk menggambarkan rasaku dan rasamu
selain segenggam lingkar kemilau ini
semoga ia dapat mengikat kau dan aku
dan biarkan hanya Dia yang mengurai ikatan itu nanti...
Langganan:
Postingan (Atom)















.jpg)


